Berita otomotif - Kehadiran mobil murah ramah lingkungan atau Low Cost Green
Car (LCGC) dalam tiga tahun terakhir tak menyurutkan penjualan mobil di segmen
Multi Purpose Vehicle (MPV)
di Indonesia, khususnya di 2016.
Vice President Director PT Toyota Astra Motor (TAM) Henry
Tanoto menyebutkan, penjualan mobil keluarga berkapasitas 7-8 penumpang itu
akan tetap tumbuh di 2017
“Salah satu faktornya segmen Avanza tetap kuat. Dan adanya
model baru seperti Calya itu buat MPV tumbuh signifikan,” ujar Henry baru-baru
ini di kawasan Senayan, Jakarta.
Menurutnya, meski LCGC yang awalnya hadir berjenis hatchback,
namun saat ini tak sedikit konsumen yang beralih ke jenis LCGC MPV.
Salah
satunya perpindahan dari segmen Agya ke Calya.
Tahun depan, Henry memprediksi, penjualan pasar MPV akan
sebesar 40 persen.
Tingginya penjualan MPV, lanjut dia, tak lain karena jenis
tersebut memiliki keunggulan mulai dari kapasitas luas, cocok untuk kondisi
jalanan, serta harga lebih kompetitif.
Namun selain MPV,
penjualan yang akan mengalami peningkatan terjadi pada segmen Sport UtilityVehicle (SUV), karena SUV dinilai memiliki desain yang stylish.
Lantas bagaimana dengan pasar LCGC? Menurut Henry, LCGC akan
berkembang. Tetapi, itu kembali lagi pada fungsinya.
“Saat ini Calya baru separuh tahun, kalau tahun depan akan
terus naik lagi. Hatchback(LCGC) itu terus konsisten di segmen tersebut,”
tutupnya.
Buat anda penggemar permainan online segera bergabung dan tersedia juga bonus yang berlimpah.
(AZS)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar